Pengaruh Konektivitas Digital dan Fleksibilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Keterlibatan Kerja dan Technostress dengan Dukungan Atasan sebagai Moderator

Studi pada Aparatur Sipil Negara di Lingkungan BPS Provinsi Maluku

Peneliti: Yany Delon Tuhumury, SST · NPM 245028423
0% terisi

Pengantar & Persetujuan Responden

Dengan hormat, saya adalah mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang sedang melaksanakan penelitian untuk penyusunan tesis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konektivitas digital dan fleksibilitas kerja memengaruhi kinerja pegawai melalui keterlibatan kerja dan technostress, serta bagaimana dukungan atasan berperan di dalamnya, pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPS Provinsi Maluku. Pengisian kuesioner ini memakan waktu sekitar 10–15 menit.

Hak Anda sebagai responden:
  1. Kesukarelaan. Keikutsertaan bersifat sukarela. Anda berhak tidak menjawab pertanyaan tertentu atau berhenti mengisi kapan saja tanpa konsekuensi apa pun.
  2. Kerahasiaan dan anonimitas. Kuesioner ini tidak meminta nama atau identitas yang dapat mengenali Anda secara langsung. Seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya dan hanya disajikan dalam bentuk gabungan (agregat).
  3. Penggunaan data. Data yang terkumpul semata-mata digunakan untuk keperluan akademik (penyusunan tesis) dan tidak untuk penilaian kinerja, kepegawaian, atau kepentingan lain di luar penelitian ini.
  4. Tidak ada jawaban benar atau salah. Setiap pernyataan dijawab berdasarkan keadaan dan pengalaman kerja yang benar-benar Anda rasakan. Mohon jawaban yang jujur dan apa adanya.

Pernyataan Persetujuan (Informed Consent)
Dengan mengisi dan mengirimkan kuesioner ini, saya menyatakan telah membaca dan memahami penjelasan di atas, bahwa keikutsertaan saya bersifat sukarela.

Identitas Responden

Data ini digunakan hanya untuk klasifikasi analisis, bukan untuk mengenali identitas pribadi.

Pernyataan Penelitian

Pilih satu jawaban yang paling sesuai dengan keadaan yang Anda rasakan.

STS = Sangat Tidak Setuju (1) TS = Tidak Setuju (2) N = Netral (3) S = Setuju (4) SS = Sangat Setuju (5)

A. Konektivitas Digital

KD1. Melalui perangkat kerja, saya selalu dapat dihubungi oleh rekan kerja atau atasan, bahkan di luar jam kerja.
KD2. Di luar jam kerja, saya tetap memeriksa pekerjaan melalui perangkat kerja (email, pesan kantor, aplikasi).
KD3. Melalui perangkat kerja, saya sudah mengetahui apa yang menanti di kantor sebelum saya tiba.
KD4. Bagi saya, memeriksa dan membalas pesan pekerjaan di luar jam kerja adalah hal yang biasa.
KD5. Melalui perangkat kerja, saya tetap terhubung dengan pekerjaan di luar jam kerja.

B. Fleksibilitas Kerja (FWA)

Dimensi Fleksibilitas Waktu
FK1. Instansi memberi saya keleluasaan dalam mengatur jam kerja.
FK2. Saya dapat menyesuaikan sendiri waktu mulai dan berakhir jam kerja saya.
FK3. Instansi tempat saya bekerja tidak menerapkan jam kerja yang kaku.
Dimensi Fleksibilitas Tempat
FK4. Instansi saya menyediakan pilihan untuk bekerja jarak jauh (dari rumah atau lokasi lain).
FK5. Saya dapat bekerja dari rumah atau lokasi lain sesuai kebutuhan tugas.
FK6. Kerja jarak jauh membantu saya menghemat waktu dan biaya dalam menyelesaikan pekerjaan.
FK7. Instansi memperbolehkan saya menyelesaikan pekerjaan tanpa harus selalu hadir di kantor.

C. Keterlibatan Kerja

Dimensi Semangat (Vigor)
KK1. Ketika bekerja, saya merasa penuh dengan energi.
KK2. Dalam menjalankan pekerjaan, saya merasa kuat dan bersemangat.
KK3. Ketika bangun pagi, saya bersemangat untuk berangkat bekerja.
Dimensi Dedikasi (Dedication)
KK4. Saya antusias terhadap pekerjaan saya.
KK5. Pekerjaan saya memberikan inspirasi bagi saya.
KK6. Saya bangga terhadap pekerjaan yang saya lakukan.
Dimensi Penghayatan (Absorption)
KK7. Saya merasa senang ketika bekerja dengan sungguh-sungguh.
KK8. Saya tenggelam dan larut dalam pekerjaan saya.
KK9. Saya merasa asyik ketika sedang bekerja.

D. Technostress

Yang dimaksud “teknologi ini” adalah aplikasi kerja berbasis komputer yang Anda gunakan sehari-hari, seperti email, aplikasi sensus/survei (CAPI/CAWI), sistem basis data, dan aplikasi perkantoran.

Dimensi Techno-overload
TS1. Teknologi ini memaksa saya bekerja jauh lebih cepat dari biasanya.
TS2. Teknologi ini memaksa saya mengerjakan lebih banyak pekerjaan daripada yang mampu saya tangani.
TS3. Teknologi ini memaksa saya bekerja dengan jadwal waktu yang sangat ketat.
TS4. Saya terpaksa mengubah kebiasaan kerja untuk menyesuaikan diri dengan teknologi baru.
TS5. Beban kerja saya meningkat akibat bertambahnya kerumitan teknologi.
Dimensi Techno-invasion
TS6. Saya menghabiskan lebih sedikit waktu bersama keluarga karena teknologi ini.
TS7. Saya harus tetap terhubung dengan pekerjaan bahkan saat cuti karena teknologi ini.
TS8. Saya harus mengorbankan waktu cuti dan akhir pekan untuk mengikuti perkembangan teknologi baru.
TS9. Saya merasa kehidupan pribadi saya terganggu oleh teknologi ini.
Dimensi Techno-complexity
TS10. Pengetahuan saya tentang teknologi ini belum cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memuaskan.
TS11. Saya membutuhkan waktu lama untuk memahami dan menggunakan teknologi baru.
TS12. Saya tidak memiliki cukup waktu untuk mempelajari dan meningkatkan keterampilan teknologi saya.
TS13. Saya merasa pegawai baru lebih menguasai teknologi komputer dibanding saya.
TS14. Saya sering merasa teknologi baru terlalu rumit untuk saya pahami dan gunakan.
Dimensi Techno-insecurity
TS15. Saya merasa keamanan pekerjaan saya terus terancam oleh teknologi baru.
TS16. Saya harus terus memperbarui keterampilan agar tidak tergantikan.
TS17. Saya merasa terancam oleh rekan kerja yang lebih menguasai teknologi baru.
TS18. Saya enggan berbagi pengetahuan dengan rekan kerja karena takut tergantikan.
TS19. Saya merasa berbagi pengetahuan antar rekan kerja berkurang karena takut tergantikan.
Dimensi Techno-uncertainty
TS20. Selalu ada pembaruan pada teknologi yang kami gunakan di instansi.
TS21. Perangkat lunak komputer di instansi kami terus berubah.
TS22. Perangkat keras komputer di instansi kami terus berubah.
TS23. Jaringan komputer di instansi kami sering diperbarui.

E. Dukungan Atasan

DA1. Atasan saya meminta staf dukungan teknis (TI) untuk segera menanggapi setiap masalah teknologi yang saya hadapi.
DA2. Atasan saya peduli terhadap perasaan saya ketika menghadapi tuntutan pekerjaan berbasis teknologi/informasi.
DA3. Atasan saya aktif menanggapi keluhan saya terhadap sistem/aplikasi kerja di kantor.
DA4. Atasan saya berupaya meringankan beban saya dalam menyusun laporan atau dokumen melalui aplikasi kerja (misalnya CAPI/CAWI, laporan daring).

F. Kinerja Pegawai

Dimensi Kinerja Tugas (Task Performance)
KP1. Saya mampu merencanakan pekerjaan sehingga dapat menyelesaikannya tepat waktu.
KP2. Saya terus mengingat target kerja yang harus saya capai.
KP3. Saya mampu menetapkan prioritas.
KP4. Saya mampu menyelesaikan pekerjaan saya secara efisien.
KP5. Saya mampu mengatur waktu kerja dengan baik.
Dimensi Kinerja Kontekstual (Contextual Performance)
KP6. Saya berinisiatif memulai tugas baru setelah tugas sebelumnya selesai.
KP7. Saya bersedia menjalankan tugas-tugas menantang yang ditawarkan kepada saya.
KP8. Saya berusaha terus memperbarui pengetahuan terkait pekerjaan saya.
KP9. Saya berusaha terus memperbarui keterampilan terkait pekerjaan saya.
KP10. Saya menemukan solusi kreatif untuk masalah-masalah baru.
KP11. Saya bersedia mengambil tanggung jawab ekstra.
KP12. Saya terus-menerus mencari tantangan baru dalam pekerjaan saya.
KP13. Saya berpartisipasi aktif dalam rapat atau pertemuan.

Penutup

Mohon periksa kembali agar tidak ada pernyataan yang terlewat. Terima kasih atas waktu, kesediaan, dan kejujuran Anda.

Program Magister Manajemen, Universitas Atma Jaya Yogyakarta